Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Sunday, September 5, 2010

Pikiran Bawah Sadar

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Sahabat sukses, pernahkah anda sadari bahwa pikiran bawah sadar kita memiliki pengaruh yang sangat besar dalam hidup? Bahkan hidup kita adalah wujud dan hasil dari pilihan - pilihan yang kita masukan dalam pikiran bawah sadar kita. Inilah kenapa Marcus Aurelius Antonius, seorang kaisar romawi kuno pernah berkata "A man's life is what his thought make of it" Kehidupan kita adalah cerminan bagaimana pikiran kita bekerja.

Begitu dahsyat dan luar biasanya pengaruh pikiran bawah sadar ini hingga banyak pakar di bidang neurosains mengatakan lebih dari 85 % hidup kita dikendalikan oleh pikiran bawah sadar. Artinya hanya 15 % saja pengaruh pikiran sadar dalam hidup kita.

Anda mungkin pernah mengalami hal dimana ketika melakukan sesuatu anda merasa "Saya yakin hal ini pasti akan terjadi" atau hal - hal yang anda jalani kemudian terjadi persis seperti apa yang anda bayangkan sebelumnya?

Itulah salah satu contoh bagaimana pikiran bawah sadar kita bisa menciptakan KEAJAIBAN. Hal - hal sederhana yang terus menerus diyakini dan dibayangkan secara konsisten dan jelas akan direspon positif oleh pikiran bawah sadar kemudian akan tercermin dalam sikap dan tindakan. Yang kemudian menghasilkan kenyataan yang persis seperti apa yang kita bayangkan sebelumnya.

Karena itu potensi luar biasa yang telah built - in yang diberikan Tuhan kepada kita ini jangan disia - siakan. Karena ketika potensi ini dioptimalkan secara maksimal dan konsisten maka bersiap - siaplah KEAJAIBAN akan terjadi dalam hidup anda!

Lalu bagaimana caranya melejitkan potensi ini? Pasti ini yang ingin anda tanyakan bukan. Tenang... dalam tulisan ini saya akan berikan 2 langkah sederhana melejitkan dan meledakkan kekuatan pikiran bawah sadar anda.

1. Autosugesti diri anda secara terus - menerus.

Keinginan dan impian kita adalah informasi penting bagi pikiran bawah sadar kita. Sebab keinginan, hasrat dan impian yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar akan menjadi daya dorong yang akan menggerakkan kita untuk TAKE ACTION mewujudkan impian kita. Keinginan, hasrat dan impian - impian inilah yang akan memicu semangat kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Inilah yang dinamakan dengan  
AutoSugesti.

Autosuggestion seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya, melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek yang positif, dan berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah sadar inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Kekuatan yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah digunakan untuk melakukan perbuatan buruk atau baik. Kadangkala niat untuk melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah sadar.


Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (heartknock). Karena dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa semangat. Energi itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita.

Mungkin kegiatan autosuggestion ini akan dianggap aneh oleh orang lain. Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam. Biasakan mendengar pola pikir positif dan melakukan kebiasaan- kebiasaan yang konstruktif. Jadi jangan ragu untuk melakukan budaya- budaya yang potensial, menumbuhkan optimisme dan kreatifitas.

Ada 6 (P) petunjuk dalam melakukan autosuggestion, yaitu;

  • Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja.

  • Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa.

  • Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat di deskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori.

  • Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan datang.

  • Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.




2. Visualisasikan impian anda senyata mungkin.

Bila anda menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang diimpikan tersebut. Dengan cara memvisualisasikan impian terlebih dulu, terciptalah banyak sekali maha karya yang luar biasa di dunia ini. Sesuatu yang dibayangkan dan divisualisasikan senyata mungkin dan seolah - olah SUDAH TERJADI sangat luar biasa ampuh menggerakkan jiwa dan tubuh kita untuk meng-ACTION-kan apa yang kita yakini itu. Itulah mengapa Napoleon Hill pernah berkata "What your mind conceive and you believe, you could achieve!" apa yang pikiran kita rasakan dan bayangkan kita yakini, kita pasti dapat mewujudkannya!

Teknik visualisasi inilah yang dilakukan oleh komedian sukses Jim Carey. Hasrat yang menggebu - gebu untuk menjadi komedian sukses membuatnya suatu hari menulis selembar kertas yang dianggapnya cek bernilai US$10 juta. "Cek" dengan tanggal di bagian atasnya itu terus disimpannya di dalam saku.

Ketika mengalami hambatan dalam karir. Ia sering menyendiri ke atas bukit dan memandang kota Los Angeles seraya membayangkan dirinya sebagai bintang film sukses Hollywood. Ia lalu melihat kembali cek yang ditulisnya itu. Siapa sangka beberapa tahun kemudian ia menandatangani kontrak bernilai lebih dari US$ 10 juta untuk film The Mask. Menariknya tanggal pada tanggal "cek" buatannya dulu berdekatan dengan tanggal pada cek pembayaran kontrak!

Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.


Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan potensi yang sama besar kepada manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya diri kita untuk mencapai impian-impian. Berikut ini beberapa langkah dalam memvisualisasikan impian, yaitu:

1. Mendefinisikan impian
Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita.


2. Menentukan target waktu
Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang, Be the best, do the best, and then let God take care the rest – Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biarlayh Tuhan ang menentukan. Potensi yang kita miliki kelihatannya sangat sayang jika tidak dioptimalkan.


3. Melakukan berulang-ulang
Melakukan ulangan artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif.


Jika impian lebih sering diimajinasikan ternyata dapat melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Imajinasi yang diulang-ulang ini akan secara tidak langsung merangsang ilusi akan kenyataan yang luar biasa tentang potensi kita sebagai umat manusia. Sehingga diri kita akan berusaha keras mencapai impian yang divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri kita pada suatu waktu.*


Sahabat sukses, sudah sejauh mana pengaruh kekuatan pikiran bawah sadar terhadap hidup anda? Mari bertindak dan TAKE ACTION melejitkan kekuatan pikiran bawah sadar anda sekarang! Karena 3 % orang  orang yang berhasil dalam hidupnya secara signifikan adalah orang - orang yang benar - benar serius melejitkan potensi dan kekuatan pikiran bawah sadarnya! Apakah anda termasuk yang 3 % itu?
Read More - Pikiran Bawah Sadar

Tuesday, May 4, 2010

Tips Tidur Sehat

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Kualitas tidur merupakan sumber kesegaran, tenaga, dan vitalitas yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan produktivitas keesokan harinya.  Kualitas tidur adalah kebutuhan mutlak yang sama pentingnya dengan makanan bergizi dan olahraga. Jika setiap hari Anda mengalami insomnia (penyakit sulit tidur), apa Anda yakin keesokan harinya Anda bisa lebih fresh? Mulai sekarang mulailah pola tidur sehat.  Berikut ini beberapa tips tidur lebih sehat.
1. Disiplin Selalu tidur pada waktunya. 
Agar jam biologis tubuh Anda stabil, bangunlah pada waktu yang sama. Tidak peduli apakah Anda merasa cukup tidur atau tidak. Usahakan untuk menjaga keteraturan tidur dan bangun pagi baik hari kerja maupun hari libur.  
2. Olahraga teratur 
Olahraga teratur adalah obat mujarab untuk menetralisir ketegangan fisik dan pikiran Anda. Hal ini sedikit banyak membantu meningkatkan kualitas tidur Anda. Jangan terlambat berolahraga. Cukup lakukan sedikit olahraga ringan. Waktu paling ideal untuk berolahraga adalah pagi atau sore hari atau maksimum menjelang petang.
3. Suasana dan ritual 
Ciptakan suasana yang nyaman. Jaga kelembaban dan suhu udara kamar tidur Anda. Usahakan sedemikian rupa begitu pagi datang, matahari akan masuk ke kamar. Sebelum tidur, usahakan relaks. Tidak perlu terlalu banyak berpikir.  Lakukan ritual tidur yang menyenangkan seperti mendengarkan musik lembut sambil membaca bacaan ringan. Sesuaikan juga penerangan ruang tidur.
4. Kualitas, bukan kuantitas
Hal yang penting adalah kualitas bukan kuantitas. Tidak masalah jika Anda hanya bisa tidur selama 5 jam saja tapi Anda merasa segar. Jika merasa sudah cukup tidur, lebih baik gunakan waktu Anda untuk melaksanakan kegiatan lain.
5. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau kekenyangan 
Semaksimal mungkin Anda harus bisa menghindari tidur karena kelelahan dan bukan pada jam tidur Anda. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau malah kekenyangan. 
Hindari kacang-kacangan atau buah-buahan yang mengandung gas, seperti durian.  Hindari juga ngemil dengan kandungan lemak tinggi karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika Anda sedang diet, jangan pernah tidur dalam keadaan lapar. Lebih baik makanlah buahbuahan rendah kalori seperti pisang atau apel.
Read More - Tips Tidur Sehat

Tertawa Hilangkan Stres dan Cegah Penyakit

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Tertawa adalah pekerjaan yang paling mudah., Asal ada pemicu, tentunya raut muka yang tadinya tegang berubah riang gembira. Siapa yang tidak suka melihat wajah yang mampu menyenangkan perasaan orang. Terlebih pasangan Anda, tentunya jika ia tersenyum.  Bermacam latar senyum dapat kita kembangkan. Karena kenangan indah atau lelucon yang dilontarkan rekan kerja Anda. 

Namun persoalannya, kadang hal sepele itu kerap dilupakan akibat berbagai tuntutan hidup yang berbuntut stres. Padahal, stres dan psikomatik itu bukanlah persoalan baru dan sudah sejak pertengahan abad lalu banyak dibahas. Kendati demikian, belum banyak teori yang menyangkut stres bermunculan.  “Stres yang berkepanjangan (kronik) akan menyebabkan sistem kekebalan (imun) menurun. 


Akibatnya berbagai penyakit dan kelemahan menurun. Malahan hal ini mampu menyebabkan kanker hingga stroke,” kata Dr. Yul Iskandar, Ph.D. Menurut pakar stres dari Yayasan Dharma Graha ini, dua jenis stres yang beredar dikalangan eksekutif muda, merupakan gambaran dari kenyataan yang ada di Ibukota.  “Pondasi dasar penyebab muka tertekuk dan gairah menurun adalah timbulnya rasa lelah berlebihan diikuti depresi akut,”tandas Yul Iskandar. Jalan Keluar Beban hidup dan tuntutan hidup yang harus dipenuhi membuat tertawa menjadi barang langka. Padahal, tertawa sangat berefek positif pada mental seseorang.  

Tidak heran jika psikiater Yul Iskandar menyarankan agar orang tertawa. Pasalnya, orang yang mudah tertawa lebih cepat sembuh dari penyakit daripada orang yang lebih banyak mengeluh apalagi menangis. Banyak sajian lawak ditayangkan stasiun televisi. Bisa dikatakan semua stasiun televisi menyajikan acara yang membuat pemirsa terpingkal.  
Namun, menurut psikiater dari RS Dharma Graha ini, tertawa biasa atau yang dibuat-buat berbeda dengan terapi tertawa.  Terapi tertawa merupakan tertawa yang dimulai dengan tahap demi tahap. Sehingga efek yang dirasakan bagi yang tertawa betul-betul bermanfaat. Bahkan, penderita gangguan mental dapat disembuhkan dengan terapi tertawa. Tidak heran jika RS Dharma Graha telah mengembangkan terapi tertawa sejak akhir 1990-an.  Teknik Terapi Teknik ini dikembangkan oleh RS Dharma Graha. 

Biasanya dianjurkan dilakukan dalam grup minimal lima hingga 10 orang ke atas. Pemandu yang menguasai materi, mampu dan mudah tertawa amat diperlukan dan harus mengemukakan pada seluruh kelompok bahwa akan dilakukan terapi tertawa.   
Sebelum dimulai tertawa bersama, harus dilakukan latihan pernapasan dengan latihan pernapasan yang meliputi pernapasan perut atau pernapasan diafragma.  Kemudian, pemandu memberi aba-aba untuk tertawa bersama-sama, sekeras-keras dan selebar-lebarnya. Jika grup kurang kompak, tertawa akan berlangsung singkat. 

Jika hal itu terjadi, perlu diulangi dengan mulai latihan pernapasan dan pemandu memberi kode untuk tertawa dengan nada haa-haa-haa-hii-hii-hii-huu-huu-huu lalu tertawalah sekeras-kerasnya.  Ada pantangan dalam terapi ini. Terapi jangan dilakukan jika anggota grup kurang dari lima. 
Jangan mentertawakan orang lain dan tidak perlu joke konyol atau basi yang dapat membuat marah teman grup. Terapi tertawa membuat wajah menjadi rileks, kerut-kerut hilang, dan tampak awet muda.  Tertawa dalam 5 sampai dengan 10 menit dapat merangsang pengeluaran endorphin, serotin, ditambah melatonin yang merupakan zat kimia positif. R

eaksi dari zat tersebut menyebabkan perasaan tenang dan tenteram. Tertawa juga mengurangi pengeluaran adrenalin, kortisol, dan radikal bebas yang disebut zat kimia jahat.  
Selain itu, tertawa juga dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung serta mengurangi kadar kolesterol jahat. Sistem imun juga dirangsang dengan tertawa, salah satunya yaitu melalui sel antikanker yang akan memakan sel kanker dalam tubuh.
Read More - Tertawa Hilangkan Stres dan Cegah Penyakit

Pencemaran Sungai Jadi Ancaman

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Keberadaan Sungai Cenrana dan Teluk Bone tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu kebanggaan para petambak di Bone, khususnya di Desa Pallima. Bukan apa-apa, perpaduan air sungai dan air laut dari teluk inilah yang diakui menjadi salah satu faktor penyebab kepiting pallima unggul.  
Keberadaan dua perairan ini pula yang diakui para petambak menjadi lokasi paling bagus bagi tumbuh kembangnya kepiting pallima. Siapa sangka, saat ini sungai dan teluk ini pula yang menjadi ancaman bagi kelangsungan usaha kepiting pallima. 


Pencemaran besar-besaran yang terjadi di Sungai Cenrana saat ini menjadi hal yang menakutkan bagi para petambak di sepanjang sungai tersebut. Mimpi buruk ini sudah mulai menyata beberapa tahun terakhir. Saat kemarau, Sungai Cenrana mendangkal. Hutan-hutan bakau dan nipah di sepanjang bantaran sungai pun ikut menanggung akibatnya. Padahal, sebagaimana diketahui, hutan ini adalah istana bagi para kepiting. Sebaliknya, setiap kali hujan, sungai ini langsung meluap.  


Tentu saja bibit-bibit kepiting serta tambak-tambak warga pun ikut meluap. Saat banjir menggenang di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) akhir tahun 2003 lalu, Cenrana lagi-lagi meluap. Beruntung, kejadiannya tidak separah tahun 2001. 
Akan tetapi, hujan atau sebaliknya, tetap saja menjadi mimpi buruk bagi warga di sepanjang Sungai Cenrana.  Adapun yang membuat warga semakin bersedih sebenarnya karena pencemaran ini lebih banyak disebabkan oleh pencemaran yang terjadi di hulu sungai, bukan lagi disebabkan oleh warga sekitar. Secara geografis, Sungai Cenrana memang menjadi muara dari sejumlah sungai besar dan kecil di Sulsel.  

Dalam peta, jelas terlihat bagaimana Sungai Bila, Walanae, Sa’dan, dan beberapa sungai lainnya mengalirkan sebagian besar airnya ke Danau Tempe, salah satu danau terbesar di Sulsel. Khusus Danau Tempe, satu-satunya tempat keluarnya air dari danau ini hanyalah Sungai Cenrana. Dari Sungai Cenrana air kemudian dibawa ke Teluk Bone Sungai Bila, Walanae, dan Sa’dan adalah tiga sungai besar di Sulsel yang berada di posisi hulu dan ketinggian.  

Persoalannya, lingkungan hulu sungai besar ini umumnya sudah rusak. Hutan-hutan di sepanjang bantaran sungai, sebagian besar sudah gundul. Bahkan, sisi-sisi sungai tidak ada lagi tanaman berakar kuat untuk menahan erosi. 
Sebagian bantaran sungai berubah menjadi permukiman, kebun sayur, sawah, dan lainnya. Ini ditambah lagi perlakuan masyarakat di sepanjang hulu sungai yang ikut menjadi penyumbang terbesar rusaknya sungai.   Akibatnya, setiap kali air sungai ini mengalir membawa serta tanah, lumpur, dan berbagai sampah, termasuk potongan-potongan kayu. 

Sebagai tempat keluarnya air Danau Tempe, Sungai Cenrana pun menanggung akibatnya dan mengalami pendangkalan hebat.  Diibaratkan botol, Danau Tempe adalah badan botol yang besar, sementara Sungai Cenrana adalah leher botol yang kian hari kian menyempit. 
Sementara di Teluk Bone, abrasi dan kerusakan lingkungan lainnya membuat teluk ini mulai kehilangan fungsinya sebagai muara. Bisa dibayangkan, apa yang terjadi pada warga di Desa Pallima jika pada saat bersamaan air Sungai Cenrana meluap dan air Teluk Bone pasang.   

Kemarau sebenarnya adalah saat paling bagus untuk memelihara kepiting. Pasalnya, saat itu perpaduan antara air laut dan air sungai cukup bagus dan tidak berlebihan sehingga sangat bagus bukan hanya untuk perkembangan kepiting, tetapi juga untuk rasa kepiting. S
ebenarnya, untuk masalah lingkungan ini, warga di Desa Pallima dan sekitarnya sudah melakukan berbagai upaya, di antaranya menggalakkan penanaman pohon bakau di sepanjang sisi-sisi tambak.  Sementara terhadap pohon-pohon bakau dan nipah yang sudah ada, para petambak tetap menjaganya dan bahkan melarang untuk ditebang. Ini masih pula ditambah aturan lain, seperti tidak mengotori sungai dan perbuatan lain yang dianggap dapat mencemari sungai. 

“Tetapi, sebaik apapun usaha kami menjaga lingkungan sekitar sini, kalau di hulu tetap rusak, usaha kami tentu sia-sia.  Kami sudah mati-matian tidak mengotori sungai, tetapi air yang mengalir ke sini tidak henti-hentinya membawa lumpur, tanah, dan sampah dari tempat lain,” ujar H. Sultan. 
Diakui petambak setempat, masalah lingkungan ini mulai berdampak pada usaha tambak mereka. Ini bukan hanya pada kualitas, tetapi juga kuantitasnya. Bahkan, secara umum luas tambak pun mulai berkurang, terutama saat musim hujan, karena tersapu luapan air.  

Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone menunjukkan pengurangan luas tambak sepanjang tahun 2000– 2001. Kalau tahun 2000 luas tambak kepiting masih 2.850 hektar, tahun 2001 berkurang menjadi 2.189 hektar. 
Bahkan jumlah ini pun diyakini petambak terus berkurang hingga kini. Belajar dari pengalaman banjir beberapa tahun belakangan ini, mimpi masyarakat tentang Sungai Cenrana menjadi makin buruk. “Kalau sekarang saja sudah begini parah, bagaimana tahun-tahun nanti,” tutur H. Mandu, sedih.
Read More - Pencemaran Sungai Jadi Ancaman

Monorail Jakarta, Proyek atau Solusi?

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Akhir-akhir ini, berita tentang rencana pembangunan proyek monorail muncul kembali terutama tentang persoalan ketidaksiapan pihak konsorsium pelaksananya.  Sejak rencana proyek ini mulai digagas dan diungkapkan, sebenarnya sudah banyak pihak yang mempertanyakan kesiapan Pemprov Jakarta dalam pembangunan proyek besar di bidang transportasi ini. P
ertanyaan tersebut bukan berkaitan dengan bermanfaat atau tidak monorail, tetapi lebih tentang pihak swasta atau investor yang akan menjadi patner Pemprov Jakarta dalam merealisasikan proyek prestisius tersebut.  

Misalnya saja mempertanyakan garansi atau jaminan yang dapat diberikan Pemprov Jakarta bahwa investor yang akan digaet benarbenar memiliki kapasitas dan profesional. Sayangnya semua pertanyaan publik itu tidak pernah mendapat jawaban jelas dan tegas dari pihak Pemprov Jakarta dan pelaksanaan proyek ini semakin memburuk hingga kini.  
Sekadar untuk menyegarkan kembali ingatan tentang proyek ini, ide awal membangun monorail pertama kali digulirkan PT Indonesian Transit Central (ITC) sebagai partner dari MTrans Malaysia pada awal 2001. 


Sebagai gambaran untuk membayangkan atau ingin tahu, bagaimana bentuk monorail mungkin bisa melihat seperti monorail yang ada di komplek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII).  
Waktu itu, surat dukungan terhadap investasi proyek monorail telah didapat, yaitu dari Menteri Perhubungan, Dirjen Hubungan Darat, Gubernur Jakarta (Juli 2002), Walikota Bekasi (April 2002), dan Walikota Tangerang (Mei 2002). Gagasan awal proyek monorail ini akhirnya ditunda terus dan akhirnya tenggelam karena pihak Pemprov Jakarta melihat busway dinilai lebih layak.  

Setelah busway koridor 1 berjalan dan diteruskan dengan pembangunan koridor 2 dan 3, barulah monorail pun dilirik kembali.   Pihak ITC sendiri saat itu baru mengajukan rencana pembangunan monorail tahap pertama dengan rute Bekasi-Mega Kuningan sepanjang 22,5 kilometer dan tahap kedua akan dibangun rute Jakarta-Tangerang kemudian diteruskan Bekasi-Cikarang.  
Lagi-lagi bukan Sutiyoso jika tidak memaksakan kehendaknya sendiri meski banyak pihak mencoba memberi masukan agar rencana proyek tersebut dipersiapkan benar baru dijalankan. Gubernur Jakarta, Sutiyoso tetap ngotot proyek ini harus dijalankan walaupun belum siap benar konsepnya. 

Peristiwa perdebatan awal tersebut terjadi sekitar pertengahan tahun 2003 lalu, meski konsep monorail belum ada, Sutiyoso terus menjajaki pembangunan monorail di Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).  
Untuk memuluskan rencananya itu, tidak lama kemudian Sutiyoso mengatakan bahwa dia telah merencanakan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengunjungi para investor setempat yang akan menginvestasikan uang senilai Rp 3,2 triliun untuk membuat jalur monorail.  Secara khusus juga Sutiyoso menggambarkan bahwa Jakarta membutuhkan transportasi yang representatif dan perjalanannya ke Malaysia menjadi penting untuk mendapatkan investor Malaysia yang mau membuat monorail. 

Kepada wartawan saat di sela-sela olahraga bersama Pemda DKI, Polda Metro Jaya dan TNI di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Jakarta pada hari Jumat (25/7/2003), Sutiyoso juga mengatakan bahwa jika nantinya sudah tersedia tranportasi yang representatif seperti monorail, diharapkan jumlah kendaraan yang masuk ke DKI Jakarta akan berkurang.  
“Saya harapkan orang-orang yang sebelumnya membawa mobil ke luar kota, akan naik kendaraan itu (kereta api jalur monorail). Bayangkan saja, tiap hari kira-kira 2 juta kendaraan yang masuk ke Jakarta. Itulah yang membuat kemacetan di Jakarta,” jelas Sutiyoso saat itu.  

Secara semangat juga Sutiyoso menggambarkan bahwa perjalanannya ke Malaysia itu nanti akan dipertemukan oleh pihak investor MTrans Malaysia dengan Menteri Keuangan Malaysia. Pertemuan tersebut katanya untuk membuktikan bahwa investor itu benar-benar sebuah perusahaan yang mendapat dukungan dari pemerintah Malaysia.  
Sutiyoso juga kala itu menjelaskan bahwa rute monorail ini dapat diselesaikan investor tersebut dalam waktu 2,5 tahun. Menurut Sutiyoso diungkapkan bahwa dia juga berencana akan memasukkan rute monorail ke bandara sebagai bagian jaringan transportasi makro yang menjangkau sampai Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi.  

Menarik sekali membaca dan memerhatikan semua rencana dan mimpi Sutiyoso terhadap proyek monorail di atas. Tetapi pertanyaannya sekarang ini, bagaimana kenyataan dan realisasi dari mimpi dan gagasan proyek monorail tersebut? 
Ternyata banyak sekali perubahan yang terjadi semenjak proyek tersebut mulai digagas hingga pembangunan sarana awal proyek monorail.  Satu persatu perubahan terjadi, mulai dari konsorsium yang menjadi patner Pemprov Jakarta, rute, dan jumlah anggaran yang akan dikeluarkan membangun monorail. 

Rencana awal dikatakan Sutiyoso bahwa Trayek atau rute awal monorail ini akan melintasi jalur yang mencangkup kota Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi ternyata berubah begitu saja tanpa cerita penjelasan.  Pada perjalanan awal itu, rute monorail akhirnya dibuat hanya melintasi wilayah Jakarta. 
Rute baru yang hanya melayani kota sekitar Jakarta ini pun masih menimbulkan banyak penolakan karena melalui jalur kawasan Senayan yang ditakutkan akan mengganggu keseimbangan kawasan Senayan sebagai kawasan terbuka untuk olah raga. Perubahan lainnya juga terjadi pada investor yang menjadi patner Pemprov Jakarta. Saat ini konsorsium investornya saat ini bukan lagi PT Indonesian Transit Central (ITC) yang berpatner dengan MTrans Malaysia seperti rencana awal tahun 2001.  

Sebagai penggantinya saat ini proyek tersebut dipegang oleh PT Jakarta Monorail (PTJM) yang mengaku telah memiliki sebuah konsorsium pemodal yang akan membiayai pembangunan proyek monorail di Jakarta. Peralihan investor pelaksana proyek ini pun tidak jelas apa penyebabnya, padahal jauh sebelumnya Sutiyoso sudah menjamini PT ITC dan Mtrans sebagai konsorsium investor yang punya duit dan diakui pemerintah Malaysia.  
 Rupanya masuknya PTJM sebagai investor tidak memberikan arti lebih baik dalam pembangunan proyek monorail. Pelaksanaannya saat ini justru semakin buruk dan tidak jelas penyelesaiannya.  

Misalnya saja pembangunan jalur proyek monorail ini banyak yang terbengkalai begitu saja. Beberapa lokasi yang menjadi lintasan monorail mengalami kerusakan sebagai akibat penggalian lobang cukup besar untuk keperluan menanam pondasi tiang panjang jalur yang akan dibangun. 
Lobang-lobang besar itu didiamkan begitu saja sehingga menimbulkan masalah dan membahayakan pengguna jalan di sekitarnya.  Banyak keluhan yang disampaikan sehubungan masalah galian ini tetapi hingga saat ini lobang-lobang tersebut masih terbuka tanpa pengaman. Entah apa pula yang menjadi dasar pertimbangan Sutiyoso menunjuk PTJM sebagai pengganti PT ITC dan Mtrans sebagai investornya. 

Padahal awalnya diungkapkan sebagai partner investor dan pengawas proyek, PT ITC menjanjikan Mtrans melakukan investasi sebesar Rp 3,2 Trilyun.  Sementara itu PTJM sebagai investor saat ini hanya mampu menanamkan modal sebesar Rp 1,5 Trilyun dari total anggaran sebesar Rp 6,5 Trilyun sedangkan sisanya akan diupayakan melalui pinjaman. 
Belakangan tersiar kabar bahwa apa yang dijanjikan oleh PTJM telah memiliki konsorsium investor dalam proyek ini ternyata tidak benar.  Begitu pula dengan persoalan ketersediaan modal dari pihak PTJM sendiri saat ini mulai menampakkan masalah baru lagi. 

Masalah modal ini berkali-kali disampaikan Sutiyoso pada media massa hingga pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar pemerintah nasional ikut membantu pembangunan monorail. Rupanya permintaan keterlibatan pemerintah nasional ini berkaitan kurang dana yang dimiliki pihak PTJM.  
Masalah dana atau modal ini terus bergulir dan akhirnya PTJM mengaku bahwa mereka meminta modal sebagai saham penyertaan dari pihak Pemprov Jakarta sebesar Rp 500 milyar. Permintaan ini menimbulkan penolakan dan pertanyaan yang berkaitan dengan keberadaan serta kapasitas PTJM sebagai pelaksana konsorsium pembangunan monorail di Jakarta.  

Tanpa mempertimbangkan suara yang masuk, Sutiyoso langsung saja menyetujui pemberian modal tersebut yang katanya akan dimasukkan dalam APBD tahun 2006 mendatang.  
Banyak persoalan yang terjadi di lapangan terbengkalai begitu saja tanpa kejelasan penyelesaiannya. Mulai dari persoalan ketidakjelasan rute serta pembiaran sisa galian penanaman lubang tiang panjang dan kesiapan anggaran atau modal yang dimiliki pihak PTJM. Persoalanpersoalan ini akhirnya memang menunjukkan secara konseptual dan perencanaan pembangunan monorail di Jakarta ini belum siap benar.  

Ketidakmampuan menyelesaikan tepat waktu dan permintaan dana oleh PTJM ini menunjukkan bahwa memang PTJM tidak layak menjadi investor. Permintaan modal penyertaan Pemprov Jakarta inilah yang menunjukkan pada publik Jakarta bahwa keberadaan proyek monorail dan PTJM sebagai konsorsium tidak memiliki kapasitas yang baik dan harus hentikan kerja samanya.  

Akhirnya harus diakui bahwa semua kekacauan dalam pembangunan proyek monorail yang masih terus terjadi itu disebabkan oleh orientasi pembangunan yang salah. Apa yang dikatakan oleh Sutiyoso bahwa monorail adalah untuk memecahkan masalah kekacauan transportasi dan lalu lintas di Jakarta hanyalah omong kosong belaka.  

Mudahnya Sutiyoso memberikan dana publik sebesar Rp 500 Milyar dan melakukan perubahan, entah itu rutenya atau konsorsium pelaksananya menunjukkan bahwa monorail hanya sebuah cara Sutiyoso membuat satu proyek pribadi.  Jika memang pembangunan monorail ditargetkan sebagai sebuah solusi pemecahan masalah dan bukan sekadar berorientasi pada proyek, pelaksanaannya tidak akan sekacau ini. 
Sebagai sebuah solusi, tentunya pembangunan monorail, harusnya dilakukan secara terbuka, partisipatif, matang dan terprogram.  Dilakukan secara terbuka maksudnya agar bisa melibatkan partisipasi dan kepentingan warga Jakarta sebagai stakeholder utama dapat diolah secara matang dan terprogram pencapaiannya.  

Untuk membuktikan kecurigaan dan pemanfaatan kembali monorail sebagai sebuah proyek belaka, maka sudah seharusnya rencana ini dihentikan dulu sementara waktu.  Penghentian sementara ini dilakukan dengan diikuti pembatalan kerja sama dengan pihak konsorsium agar Pemprov dan warga Jakarta bisa melakukan evaluasi serta menyusun ulang perencanaannya.  
Pemprov Jakarta tidak perlu ragu menghentikan kerja samanya dengan pihak. Kegagalan yang dialami dijadikan bahan evaluasi perbaikan agar pembangunan monorail dapat dibangun dengan baik agar kepentingan warga Jakarta tercapai. 

Langkahlangkah perbaikan tersebut dimaksudkan agar kegagalan yang sama tidak terulang kembali.  Misalnya saja persoalan guling menggulingkan investor seperti antara PT ITC bersama Mtrans yang dianggap gagal dan berhasil digulingkan oleh PTJM sebagai konsorsium berikutnya, tidak terjadi kembali. 
Situasi kegagalan PTJM saat ini bisa dimanfaatkan (sangat mungkin memang dikondisikan) oleh investor lain yang ingin masuk menjadi pelaksana pembangunan dan pengelola mega proyek monorail ini.  Siapa sih orang yang tidak mau mendapatkan keuntungan trilyunan rupiah tanpa modal memadai? 

Seekor kucing saja jika hendak buang air besar mau berusaha menggali lobang tempat kotorannya dan menutupnya kembali dengan tanah setelah selesai.  Atau apabila seekor kucing jantan ingin mengawini seekor kucing betina, kucing itu harus bekerja keras. 
Si kucing jantan harus mampu meyakinkan si kucing betina barulah terjadi sebuah perkawinan. Masa kita sebagai manusia kalah oleh seekor kucing, untuk mendapatkan sebuah kenikmatan seekor kucing mau berusaha dan mengerjakannya secara terencana.
Read More - Monorail Jakarta, Proyek atau Solusi?
back to top