Showing posts with label Bab 6. Penutup Lantai dan Dinding. Show all posts
Showing posts with label Bab 6. Penutup Lantai dan Dinding. Show all posts

Monday, February 21, 2011

> Pemasangan Lantai

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian
atas, seperti pemasangan atap, plafon, dan plesteran dinding dan
pekerjaan bagian bawah, seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah
selesai dilaksanakan.

Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi
urugan terlebih dahulu. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi
penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak
kokoh dan pecah. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah
urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm.

Langkah pengurugan adalah sebagai berikut.
1. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran, seperti sisa-sisa adukan,
potongan kayu, sisa gergajian dan Iain-lain.

2. Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ), urugan tanah dibuat berlapislapis,
dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan
alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. Hal ini dilaksanakan sampai
permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi.

3. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya
seperti pada pelaksanaan diatas.
Read More - > Pemasangan Lantai

> Lantai Mozaik

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Mengenal Mozaik
Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan.
Ia menjadi pelapis dinding, lantai kamar mandi, back panel dapur, pelapis
saniter, hingga dinding dan lantai kolam renang. Selain pada elemen
bangunan, mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan.

Tak ubahnya keramik lantai atau dinding, mozaik terbuat dari
porselen, kaolin, dan bahan khusus. Ramuan itu dioven pada suhu
2.200ÂșC selama 24 jam. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. Berbentuk
kepingan, mozaik dirangkai di atas jaring benang. Ukuran keping
bervariasi, ada yang 18mmx18mm, 25mmx25mm, 28mmx28mm,
35mmx35mm, juga 50mmx50mm.

Masing-masing keping memiliki tebal
3mm-4mm. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan
nilon, mirip benang. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat
kepingan mozaik. Agar tak lepas, jejaring dilem ke bagian belakang
mozaik. Jejaring juga memudahkan pemasangan.

Mozaik memiliki bentuk, desain, dan warna beragam. Ada yang
berbentuk kotak siku, bulat, kotak lengkung, dan segienam. Model
lainnya berupa kembangan, dekoratif, dan acak. Variasi warnanya
sampai ratusan, mirip dengan color card dari cat. Inilah yang membuat
mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. Ia berupa kepingan
yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah.



Read More - > Lantai Mozaik

> Lantai Keramik

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani, keramikos
yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses
pembakaran. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup
(finishing) lantai dari bahan keramik.

Tujuan pemasangan ubin keramik
selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai,
mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai, serta mendekorasi
ruangan (lantai). Selain fungsi-fungsi tersebut, efek pemasangan keramik
lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan,
tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih.

Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1,
KW2, KW3, artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik
kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject),
sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah, seperti warna tidak
sama persis sama, ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar
1 – 1.5 mm.
Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara
lain: Roman, KIA, IKAD, INA, White Horse, Masterina, Mulia, Acura,
Hercules, KIG, Milan, Platinum, Genova dan sebagainya.
Read More - > Lantai Keramik

> Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya
merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari
lapisan semen Portland murni, granite dan sebagainya. Menurut
motifnya dibedakan atas ubin galasan, ubin-sisik, ubin-kembang dan
sebagainya. Ukuran ubin biasanya 15 X 15; 20 X 20 dan 30 X 30 cm
dengan tebal 2cm.

Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan
bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai
berikut;
1. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai, yang
biasanya diambil dibawah pintu.

2. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan
menggunakan adukan.

3. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut
ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu
pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai.

4. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar
tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah
ruangan.

5. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. Pada patok dipakukan
papan untuk tarikan-benang, seperti pada pemasangan papan
bangunan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan
alat sipat datar.

6. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang
pemasangan. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai
pertama di dekat pintu, kemudian pada arah tegak lurus
direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang
lainnya.

7. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu
baris ubin lantai.

8. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas
satu pasangan ubin lantai. Bahan lantai didesak dengan kekuatan
sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan.

9. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah
pemasangan pasangan yang pertama, begitu seterusnya, sehingga
bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai.

10. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu
agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh
pemasangan lantai berikutnya, sebab adukannya belum mengeras.

11. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak
rusak. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk
jalan di atasnya.

Read More - > Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin

> Cara Memasang Mozaik

By :Taufiqullah Neutron (Masteropik)

Memasang mozaik perlu ketelitian. Selain butuh nat tipis, berkisar
2mm-3mm, mozaik juga perlu perlakuan khusus. Cara memasang mozaik
adalah sebagai berikut;
a. Mozaik tidak boleh direndam dalam air. Air dapat merusak dan
menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik.

b. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Ada baiknya
pilih tukang khusus mozaik. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada
distributor mozaik.

c. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. Oleh sebab itu, gunakan
pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Jenis
semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi.

d. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah, tak perlu diguyur
dengan air. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau
lantai terkena noda

Read More - > Cara Memasang Mozaik
back to top